Selasa, 10 Mei 2016

PENGOBATAN ALTERNATIP DENGAN GETARAN TUBUH ( MPSSGI )





PENGOBATAN ALTERNATIF DENGAN GETARAN TUBUH


Kesehatan adalah bukan segala-galanya, akan tetapi kekayaan yang lain sebagainya akan menjadi tidak berarti apa-apa jika tanpa kesehatan”
Oleh karena itu sehat sejati adalah jika keadaan fisik maupun mental dalam keadaan sehat, kuat, baik secara dzohir dan bathin. Ada satu methode yang mudah dilaksanakan dan sebagai salah satu teknik pengobatan yaitu dengan getaran atau gelombang harmonis dari Natural Magnetik Energi Tubuh .Secara umum, getaran gelombang tubuh yang berasal Natural Magnit adalah gerak tubuh dengan getaran gelombangnya yang mengandung kekuatan magis yang besar apabila kita mengenal dengan benar teknik pelaksanaannya yang dapat dipakai sebagai tenaga penyembuh yang hebat.Fungsi getaran gelombang tubuh tersebut secara garis besarnya adalah:


1-Untuk penyembuhan diri dari suatu penyakit jasmani dan rohani 
2-Memberikan rasa ketenangan dan kedamaian
3-Sebagai prisai dari segala gangguan yang bersifat dzohir maupun gangguan samar yang bersifat gaib.

Pedoman yang utama dalam teknik ini adalah getaran harmonis, yang merupakan suatu perpaduan dari getaran Natural Magnetik Tubuh adalah apabila getaran tersebut sudah dilandasi oleh jiwa yang tenang,tenteram, bahagia dan penuh kedamaian, sifat kasih sayang yang berasaskan cinta kasih untuk penyembuhan diri sendiri dan orang lain.

Dalam pelaksanaan teknik dengan system getaran ini ada beberapa tahapan yaitu:

1-Melakukan pembangkitan getaran gelombang Natural Magnetik Tubuh dengan tehnik tehnik tertentu yang dikembangkan oleh MPSSGI ( Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia )
2-Mengalirkan getaran gelombang Natural Magnetik Energi yang sudah tumbuh pada tubuh kearah penyakit yang diderita )
3-Memerintahkan dengan perkataan mulut,hati,pikiran atau perasaan dengan perasaan plong tanpa beban.getaran gelombang tersebut untuk mengobati,memperbaiki organ organ tubuh yang sakit.
Penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan akibat getaran Natural Magnetik Energi ini ini adalah:
1-Penyakit medis seperti darah tinggi,jantung,gula darah,ginjal,kangker,tunor dan lain lain lain.
2-Non medis seperti kesurupan,kena guna guna,santet,tenung ,teluh dan lain lain.
3-Penyakit Mental seperti,keterbelakangan mental,mental tidak seimbang,strees dan lain lain




Getaran Gelombang Natural Magnetik Energi pada tubuh manusia sebagai suatu energi kehidupan manusia sehingga manusia dapat berkomunikasi dengan lingkungannya dengan signal signalnya. Saat ada rangsangan dari lingkungan, akan ada getaran gerak ,pikiran ,perasaaan ,pendengaran, pengelihatan secara refleksi menerima signal signal dari gelombang alam.Terdideksinya dan diterimanya gelombang alam oleh kekuatan daya tarik getaran tubuh,dapat dimamfaatkan sebagai pengobatan jarak jauh melaui rambatan gelombangnya,

BIOMAGNETIK TUBUH MPSSGI









Dengan melihat Polaritas ion besi ( fe ) yang terdapat pada hemoglobin,dan menjadikan darah manusia bersifat magnetik,dan cairan tubuh manusia yang mengandung hidrogen yang juga bersifat magnit,maka potensi magnetik yang terdapat pada diri manusia ini oleh Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia digunakan sebagai biomagnetik yang memiliki medan magnit,dan medan magnit tersebut memiliki daya tarik yang bergetar pada tubuh manusia.Getaran dari biomagnit dengan medan magnitnya akan menggetarkan sel sel ,jaringan jaringan,dan ala tubuh.Getaran getaran tersebut akan merambat menjadi gelombang yang memiliki frekuensi dan spectrum.Dengan adanya medan magnit karena sifat sifat magnit yang terdapat pada organ tubuh kita,maka hal ini dapat digunakan sebagai suatu media yang bersumber dari tubuh sendiri untuk menjadi tenaga yang bermamfaat,Pada dasarnya setiap benda di alam ini mempunyai grafitasi atau daya tarik,dan daya tarik ini terjadi karena adanya medan magnit yang terdapat pada benda tersebut.Dengan melihat hal tersebut,maka secara hukum biologi,setiap benda di alam ini memiliki getaran atau bergetar setiap waktu disebabkan karena gerakan dari medan magnitnya,Medan magnit pada tubuh manusia dapat diperbesar dayanya dengan suatu latihan yang dikembangkan oleh Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ).Biomagnetik pada tubuh manusia dapat diberdayakan dengan kekuatan medan magnitnya yang menimbulkan gerak getaran dan menjadi gelombang elektromagnetik tubuh,

Gelombang Elektromanetik tubuh ini sebagai sarana yang digunakan menjadi tenaga supranatural atau tenaga dalam.Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia mengembangkan suatu methode untuk membesar daya biomagnetik dalam diri manusia untuk beberapa tujuan yang akan dicapai,Tenaga yang ditimbulkan oleh medan magnit dari biomagnetik sangat berguna bagi tubuh,sebagai alat penghilang rasa sakit,penyembuh penyakit,penyeimbang mental ,mencerdas kan otak,mempertajm intuisi dan gelombang dapat menembus mistry alam itu sendiri.Untuk lebih jelasnya tentang Biomagnetik,maka berikut ini kita bahas tentang apa dan bagaimana sesungguhnya Biomagnetik yang terdapat pada tubuh manusia.


Biomagnetisme adalah fenomena medan magnetik yang dihasilkan oleh organisme hidup, yang masih merupakan bagian dari bioelektromagnetisme.Asal usul biomagnetisme diperkirakan telah muncul beberapa ratus tahun yang lalu, terkait dengan istilah "magnetisme binatang." Definisi ilmiah saat ini dimulai pada 1970-an, ketika semakin banyak peneliti memulai untuk mengukur medan magnetik yang dihasilkan oleh tubuh manusia.Gerhard Baule dan Richard McFee pada 1963 dari Departement of Electrical Engineering, Syracuse University, New York mendeteksi medan biomagnetik dari hati manusia dengan menggunakan dua kumparan yang mempunyai 2 juta putaran lilitan yang dihubungkan dengan amplifier yang sangat sensitive.Pada tahun 1970, David Cohen dari MIT dengan menggunakan magnetometer SQUID dapat mengukur medan biomagnetik dari hati manusia, kemudian di 1972 dengan menambah kepekaan magnetometer itu ia berhasil mengukur medan magnetik disekitar kepala yang dihasilkan oleh kegiatan otak. Selanjutnya pengamatan empirik menunjukan bahwa penyakit pada jaringan tubuh mengubah medan biomagnetik normal. Sebaliknya medan biomagnetik yang diberikan kepada jaringan organ dapat menghindarkan organ tersebut dari penyakit.

Terciptanya medan magnetik pada manusia dari Struktur hemoglobin dan Polaritas magnetik.ion besi (fe) di hemoglobin, membuat darah bersifat magnetik. cairan tubuh yang mengandung hidrogen (proton) juga bersifat magnetik.Ketika menahan nafas atau bernafas pelan/halus maka jumlah oksigen di paru-paru relatif tetap/terbatas dibandingkan bernafas biasa.
Darah mengalir lewat paru-paru, hemoglobin mengambil oksigen cukup cepat.
pada saat oksigen sedikit maka hemoglobin (yang magnetik) akan "mengantri" dengan energi minimum yaitu dengan arah kutub tiap molekul searah membentuk barisan saling menempel dan kibatnya darah dan tubuh menjadi magnetik.

Dengan melihat hal tersebut di atas,maka mendayagunakan potensi Biomagnitik tubuh untuk kesehatan tubuh dan kebutuhan lainnya,dan hal inilah yang mendorong Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) untuk memperkuat daya medan magnit pada Biomagnetik tubuh manusia dengan latihan latihan yang dikembangkan menurut strata dan jenjeng tertentu.

Senin, 09 Mei 2016

KIDUNG RINJANIKU







wahai sangkala yang berlalu,
pawana bergita dengan desirnya
ilalang menekur dengan goyangnya
guman jujur dari bahasa alam
menguntit mistery dari kalimat guruh
rahasia lubuk hati sang nara
yang mengulum keindahan rasa
hijaunya permadani yang melepah
penyejuk mata,peranum netra
jeratan pandang tertuju pada panorama
saat pagi buta telah melek dari lelapnya
kata hati pertama terbetik
bersyukur telah di berikan hidup hari ini
dan kutatap sekujur raga ini
masih utuh semua anggotanya
betapa indah anugerahnya
melayang asa di batas halimun pagi
dingin menghimpit tulang
darah terasa mengalir beku
nurani terus mengukir kalimat
tentang keagunangan yang tak terkalahkan
gemercik air meriak dengan beriaknya
ketika angin dingin menusuk alirannya
pori pori terasa menyempit
alam yang tak pernah berdusta
dia terus melangkah dengan qodratnya
namun banyak dari mereka tak perduli
tak menjaga anugerah yang telah dikarunai
tidak bisa bersyukur atas limpahan nikmatnya
tertunduk bathin memandang sahasa
keidahan yang menggurat di padang jiwa
alangkah agung sang pelukisnya
pelangi rasa tak henti hentinya berdecak
wahai sang Mahaprana,di sini aku termangu
dalam menung yang bermakna
kagum dan kagum,dengan segala ciptaannya
kabut ungu Kemilau Rinjani menyelimuti
bagai selendang bidadari iswari
sang petualang terus menjejak
diantara cadas.tebing,bebatuan dan padang ilalang
mereka mencari jadi diri dan terus berjalan
melangkah pasti dengan gontaimya
di sela riung daun cemara yang berdendang
langkah menanjak,menurun dan meniti
menaklukkan tanjakan terjal.jurang hujam
berpegang di rumput parang yang melambai
sungguh sebuah petualangan yang tak terlupakan
indah dan mengasyikkan
lelahpun telah terbalas,letihpun telah sirna...
melihat keelokan yang memukau..
bagai pajangan lukisan para dewata.

GETARAN TUBUH MPSSGI







Berdasarkan analogi dari kebiasaan maka sesuatu yang pahit itu pahit. manis itu manis, panas itu panas, dingin itu dingin.Seperti apa yang dikatakan oleh Plato " dalam realitanya hanya terdapat atom dan kehampaan,yaitu obyek dari penginderaan sering kita anggap nyata, padahal tidak demikian. Hanya atom dan kehampaan itulah yang bersifat nyata".

Bila diperhatikan segala gejala alam yang timbul di alam semesta ini adalah merupakan suatu getaran yang bergerak teratur mulai dari galaksi sampai ke bagian terkecil dari struktur benda di alam ini. Kehidupan makluk di dunia mengalami pergerakan yang selalu bergetar mulai dari kehidupan sosial sampai ke organ tubuh terkecil sekalipun. Demikianlah yang terjadi pada aktivitas makhluk hidup yang ditandai dengan pergerakan ion-ion yang berputar mengejar intinya yang mengakibatkan timbulnya getaran dalam bentuk suatu gelombang yang bergerak secara periodik dengan frekuensi dan simpangan tetap dan tertentu,. kecuali adanya gangguan atau hambatan yang mempengaruhi langsung atau menginduksi gerakan tersebut. Frekuensi yang ditimbulkan tergantung bentuk, ukuran dan struktur organ bersangkutan, bahkan akan timbul getaran dengan sejumlah frekuensi yang berbeda yang disebut spektrum.



Makhluk hidup melalui organ-organnya menghasilkan getaran dengan beragam frekuensi. Frekuensi getaran yang dibangkitkan berkisar dari 5 Hrz sampai ke gelombang cahaya tergantung jenis organnya. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar dari 20 Hz sampai dengan 20 Khz disebut dengan getaran suara atau akustik. Ada dua sumber getaran yang dibangkitkan makluk hidup yaitu dari pita suara dan organ-organ tubuh lainnya. Getaran atau suara yang dibangkitkan dari pita suara mempunyai makna tertentu dan merupakan alat komunikasi antar sesamanya. Sedangkan getaran yang timbul dari organ-organ tubuh lainnya menunjukan kondisi fisik maupun spiritual makluk bersangkutan. Demikian pula getaran yang diinduksi ke makluk hidup dapat mempengaruhi tingkah laku dan pertumbuhan baik mempercepat atau memperlambat.Dari simpul di atas pada manusia khususnya terjadi getaran pada sel sel,jaringan dan alat tubuh manusia yang merupakan potensi vital kehidupan,dari gerak getaran fartikel fartikel zat pada tubuh timbul daya tarik dengan grafitasinya.
Dalam berkomunikasi manusia maupun hewan mengeluarkan suara yang dapat dimengerti oleh sesamanya sebagai informasi atau sinyal. Misalnya sinyal adanya serangan musuh agar hewan sekelompoknya dapat menghindar. Demikian pula saat proses kehidupan lainnya seperti proses perkawinan, bertelur atau melahirkan, minta tolong, stres, senang, dan sebagainya setiap jenis hewan akan membangkitkan suara getaran dengan frekuensi dan spektrum tertentu yang dimengeti oleh kelompoknya.Pada manusia terdapat signal signal yang berasal dari getaran gelombang yang terjadi pada tubuhnya,getaran gelombang ini dapat menerima gelombang alam dengan kepekaanya.Adapun kepekaan dari gelombang tersebut sudah terdapat pada manusia sejak lahir yang berupa naluri,intink dan intuisi,Namun seiring dengan perkembangannya signal signal tersebut menjadi memudar setelah beranjak dewasa,maka untuk menembuhkan kembali kepekaaan terhadap signal signal alan tersebut,Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia dapat stimulasi lagi menggunakan methode Pembangkitan Natural Magnetik Energi Tubuh.




Setiap organ tubuh dalam prosesnya membangkitkan getaran dengan frekuensi tertentu tergantung dari ogan tubuhnya. Bila suatu getaran dibangkitkan dari suatu sumber tertentu yang frekuensi sama dengan frekuensi salah satu organ tubuh, maka akan terjadi resonansi pada organ tubuh.Getaran yang tumbuh pada tubuh tersebut oleh Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia dimamfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan.Organ tubuh mengalami suatu keunikan dari kekuatan getaran yang ditimbulkan organ tersebut, frekuensi getaran yang dibangkitkan jika memenuhi standar dalam kasitasnya,hal ini dapat digunakan untuk kesehatan tubuh,keseimbangan emosi,mempertajam intelektual dan intuisi.Hal ini jelas karena setiap ada suatu proses, tubuh akan membangkitkan getaran dengan frekuensi tertentu. Sedangkan bila ada penyimpangan misalnya jantung tersumbat, maka aliran darah sebelum penyumbatan akan diperlambat dan aliran darah sesudah daerah penyumbatan akan dipercepat yang berarti adanya perubahan frekuensi dari aliran darah tersebut. Bila suatu getaran diberikan pada organ yang mengalami gangguan, maka getaran yang diberikan dengan frekuensi yang sama akan teresonansi dengan getaran organ yang lemah tersebut dan mengakibatkan getaran yang lemah tersebut diperkuat dan akan menyembuhkan organ bersangkutan.

ENERGI SUPRANATURAL MPSSGI






Getaran adalah suatu proses yang terjadi akibat dari zat-zat yang ada pada alam yang selalu berputar mengejar intinya, sehingga terjadi arus bolak-balik yang menimbulkan aliran yang kuat. Karena zat-zat itu mengalir mengejar intinya, maka terjadilah loncatan-loncatan arus yang menimbulkan kilatan-kilatan, pijaran-pijaran. Ketika arus itu bertemu dan saling berbenturan antara yang satu dengan yang lainnya, maka terjadilah ledakan-ledakan kuat yang menimbulkan getaran.

Apabila kita memandang tubuh kita sendiri secara utuh dari ujung rambut sampai ujung kuku, di sini terdapat milyaran inti dan sel yang membentuk jaringan tubuh menjadi alat tubuh yang terdiri dari : kulit, bulu, darah, daging, jantung, hati, empedu, paru-paru, limpa, urat, otak, tulang, sumsum. Pada seluruh alat tubuh kita terjadi getaran yang di sebabkan oleh zat-zat pada tubuh kita yang selalu berputar mengejar intinya dalam sel masing-masing, zat-zat itu berputar dan mengejar intinya sehingga terjadi aliran magnetik pada aliran tubuh.

Adapun natural energi pada tubuh kita ini ditumbuh kembangkan dengan beberapa latihan tertentu, maka natural energi yang sudah ada akan tumbuh semakin kuat dan sensitif menjadi SUPERNATURAL ENERGI.

Jika suatu tubuh diberikan suatu latihan tertentu, maka metabolis tubuh mengalir dinamika pada kesempurnaan getaran tubuh.

Getaran seseorang dipengaruhi oleh faktor psikologi maupun nonpsikologi. Ada beberapa variabel dependent maupun independent yang menyangkut unsur internal maupun eksternal dari faktor kejiwaan seperti pikiran, perasaan, kinginan, sangat berpengaruh pada getaran tubuh, begitu pula dengan keadaan alam, situasi, kejadian disuatu tempat dan sebagainya. Oleh sebab itu ilmu tentang getaran ini perlu dipelajarisebagai psikomotor teoritis. Dari pengetahuan itu timbul skill, yang berupa ketrampilan dalam menggunakan getaran tubuh sebagai media yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan.

Tenaga Supranatural yang merupakan fitrah manusia,yang merupakan energi natural / tenaga alam yang terdapat pada tubuh manusia yang bersifat super .karena dapat digunakan untuk berbagai hal sesuai dengan kebutuhan dengan refleksinya.

Tenaga supranatural dalam dianggap suatu tenaga manusia yang mempunyai kekuatan luar biasa. Tenaga dalam dibedakan dari tenaga luar manusia (yang biasanya disebut secara ringkas sebagai "tenaga" saja) yang berbentuk tenaga fisik seperti kekuatan otot tangan mengangkat barang.Tenaga Supranatural ini sesungguhnya adalah tenaga alam/natural yang sifatnya supra/super yang terdapat pada badan manusia.

Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dsupranatural,karena hal tersebut merupakan fotensi yang dimiliki manusia sejak lahir, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaimana cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga supranatural itu itu sudah ada dalam diri manusia,tetapi tenaga itu masih pasif dan belum bisa digunakan kecuali akan tumbuh dengan refleksinya sesuai kebutuhan.

Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) memiliki suatu methode yang berbeda dengan methode mthode sebelumnya dalam menumbuhkan tenaga supranatural pada tubuh,MPSSGI menggunakan media penumbuhan Natural Magnetik Energi,atau Tenaga Magnit Alam yang terdapat pada tubuh manusia.Methode pembangkitan tersebut tidak menggunakan olah fernafasan,tidak pula dengan meditasi memusatkan pikiran,dan tidak menggunakan wirid,doa,mantra dan lain lain.

Sebuah Methode unik yang ditemukan oleh MPSSGI di Lombok Nusa Tenggara Barat,yaitu cara latihan yang berbeda dengan cara yang telah ditemukan terdahulu,Tehnik tersebut dapat dengan cepat membangkitkan tenaga supranatural tanpa olah pernafasan,meditasi,atau tanpa doa dan mantra.
Methode yang menggunakan refleksi gerak yang bergetar dalam tubuh manusia dengan remot kontrol perkataan sekita.tanpa pemusatan pikiran namun perkataan lepas tanpa beban,cukup satu kata yang bermakna tanpa sebuah keinginan dan kemauan yang kuat,Menggunakan satu niat dan katakan pada bentuk gerak yang dinginkan pada tubuh.Untuk lebih jelasnya kita harus praktikkan cara latihan ini ditempat latihan,karena untuk menjelaskan tehnik ini tidak mungkin dapat dimengerti bila dalam bentuk tulisan.

Di bawah ini kita coba melihat tentang sejarah perkembangan supranatural yang dikenal oleh masyarakat dengan istrilah Tenaga Dalam.ada hal yang sangat prinsipel yang menjadi perbedaan cara penumbuhan Tenaga Supranatural yang telah dilakukan oleh akhli akhli Tenaga Dalam dari sejak zaman dahulu sampai saat ini dibandingkan dengan cara penumbuhan yang dilakukan oleh Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia dalam bentuk bentuk latihannya.Untuk lebih jelas mari kita lihat pembahasan berikutnyaPada 4000 SM, tenaga dalam sudah dikenal oleh orang-orang Mesir kuno. 

Dalam sebuah buku Papyrus "Yedimesish Ontologia" yang sudah disalin dalam bahasa Gri Kuno, menceritakan, bila otot bahu digerakkan akan mengeluarkan tenaga aneh sehingga dapat merobohkan orang yang sedang marah.Pada saat itu orang-orang Mesir kuno mengenal tenaga supranatural dengan sebutan Krachtologi dari kata "logos" yang berarti belajar dan "krachtos" yang berarti tenaga Dari Mesir, Krachtologi berkembang ke Babylon, Yunani, Romawi dan Persia. Di Persia tenaga semacam ini dinamakan Dacht. Dalam Dahtayana disebutkan bahwa pada suku Bukht dan Persia, terkenal ilmu perang dinamakan Dahtuz ialah merobohkan musuh dari jarak jauh. Kaum bangsawan Persia dilatih sejenis senam waktu dinihari sehingga mereka mempunyai tenaga Daht itu.

Orang-orang Tionghoa, Tartar, Patan, Moghul, mengenal beberapa silat yang dapat merobohkan orang dari jauh. Di Tiongkok terkenal beberapa macam silat yang mempergunakan Kracht, di antaranya Gin Kang, Kwie Kang dengan jurus tinju dan Wie Kang dengan jurus terbuka. Wie Kang disebut jurus sepuluh, jurus ini tersebar sampai Vietnam, Campa, Malaya, dan Indonesia. Tumbuhlah menjadi beberapa aliran, di antaranya silat Mandar dari Sulawesi, silat Timpung dari Jawa Timur dan silat Nampon dari Jawa Barat.

Tenaga dalam pada umumnya diaktifkan melalui olahraga pernafasan. Dengan beberapa teknik pernapasan di antaranya: pernapasan perut, pernapasan dada, pernapasan pundak maupun gabungan. Olah raga ini diajarkan oleh kelompok senam pernafasan dan kelompok olah raga beladiri. Seseorang menekuni tenaga dalam untuk beberapa tujuan, termasuk untuk olahraga, penyembuhan diri, meditasi, relaksasi, dan penunjang olah raga beladiri.Dan dalam hal ini Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) tidak menggunakan tehnik pernafasan,tidak menggunakan meditasi dan pemusatan pikiran,namun ada gerak gerak tertentu yang dilakukan dalam latihan.

Tenaga dalam seringkali dimanfaatkan sebagai media penyembuhan meskipun sangat sedikit penelitian yang membuktikan bahwa hal tersebut bekerja. Pada kenyataannya tenaga supranatural telah digunakan selama ribuan tahun di berbagai komunitas budaya untuk menyembuhkan gangguan fisik dan mental. Hanya baru-baru ini mereka berada di bawah pengawasan arus metode ilmiah Barat.

Pengamatan dari 1980 sampai 1992 yang dilakukan di Amerika Serikat dan Jepang menunjukan bahwa dari tangan seorang penyembuh tenaga supranatural (prana) terpancar medan biomagnetik dengan frekuensi dari 0,3 – 30 hz dengan rata-rata kegiatan disekitar 7-8 hz. Seorang ahli Q-Gong dapat memancarkan medan cukup besar yang dapat deteksi melalui dua kumparan dengan 80.000 putaran lilitan. Pengamatan berkembang ke pengamatan medan akustik (suara) dan medan panas, selanjutnya melalui temuan-temuan ini mendorong ilmu kedokteran mulai mempelajarinya. Banyak kemanfaatan dalam penyembuhan dengan medan biomagnetik ini baik yang dihasilkan oleh praktisi prana ataupun yang dihasilkan oleh peralatan elektromagnetik.Gelombang Elektromagnetik inilah yang digunakan oleh MPSSGI yang diolah menjadi Tenaga Supranatural yang handal,dengan membangkitkan Natural Magnetik Energi Tubuh dengan tehnik khusus yang ditemukan oleh MPSSGI,yang saat tengah dilaksanakan dan dikembangkan. 

Selasa, 03 Mei 2016

SESENGGAK ( PRIBAHASA ) SASAK BAGIAN II







Aiq meneng tunjung tilah empaq bau
Artinya: Orang yang arif dan bijaksana akan mampu menyelesaikan setiap permasalahan atau mendamaikan perselisihan tanpa meresahkan atau merugikan pihak manapun

Alus-alus tain jaran
Artinya: Yang nampak dari luar halus, tetapi didalamnya kasar, atau bicaranya halus tetapi hatinya jahat

Anak ewok batu batang,
Artinya: tidak punya sanak saudara

Arak pendet arak api,
Artinya: Sesuatu yang terjadi pasti ada sebabnya

Arak kala ujan arak kala panas,
Artinya: Susah dan senang datang silih berganti

Bani untal kandik lantong dande sama dengan Bani belot masjid lantong merebot
Artinya: Orang yang tak mau mengakui kesalahannya

Bantel tolang endaraq isi
Artinya: Memperjuangkan sesuatu yang tidak ada manfaatnya

Banteng belaga jerami rebaq
Artinya: Perselisihan orang berpengaruh mengorbankan rakyat kecil

Bau besi bau asaq
Artinya: sama-sama berjuang, sama-sama menanggung resiko atau menikmati keuntungan

Belagaq lekong belaq
Artinya: Mereka-reka sesuatu yang belum terjadi

Berat deang bareng ngidap
Artinya: Berat atau ringan pekerjaan dikerjakan bersama

Cengiq maraq komak siong sepuq
Artinya: Orang yang tidak pernah mau susah

Dakina bau taoqta nalet lomak
Artinya: Sindiran kepada anak yang jarang mandi

Dateng maraq belabur, nyedi maraq aiq nitik
Artinya: Datang secara tiba-tiba namun pergi atau hilangnya lama sekali

Endeqna araq guntur selung ujan
Artinya: Suatu peristiwa yang datang secara tiba-tiba atau tanpa diduga

Idah, maraq batu maen ciwa
Artinya: Pekerjaan yang tak kunjung selesai

Impan sampi kurus
Artinya .membatu seseorang menjadi musuh

Jari-jari menik bekerem
Artinya: Sejadi-jadinya atau apa adanya

Kalah-kalah sokta menang
Artinya: Mengalah untuk tidak memperpanjang masalah

Kepeng satus jari sataq,
Artinya: Perbuatan atau perkataaan yang curang/suka melebih-lebihkan

Keto kete taok bengan
Artinya: Tak pernah ada penyelesaian

Lalang gunung saling tanggaq
Artinya: Orang yang selalu ingat walau berjauhan

Lebur anyong ta saling sedok
Artinya: Sehidup semati

Lolat maraq lindung dalem reraok
Artinya: Penipu atau penjahat yang sangat lihai

Ma puntiq maeh leang
Artinya: Ada Uang ada Barang

Maraq batu lawan teloq
Artinya: Kekuatan yang tidak seimbang karena diukur oleh kekuasaan

Maraq bobok sorak diriq
Artinya: Selalu membicarakan aib keluarganya sendiri

Maraq betaletan leq bawon batu
Artinya Bekerja yang banyak tapi sia-sia

Maraq kelampan gansing meripit
Artinya: tidak pernah betah bekerja

Maraq kelampan jaran megat
Artinya: Tidak jelas tujuan pasti

Maraq  kelampan Wong Menak
Artinya: Sesuat yang dikerjakan terlalu lama

Marak turkep balang due
Artinya.besar kemungkinan tak dapat sesuatu

Maraq rebut kereng robek
Artinya: Memperselisihkan sesuatu yang tidak bermanfaat

Manis-manis tanduran gunung
Artinya: Sesuatu yang hasilnya tidak maksimal, walaupun diperoleh dengan susah payah

Manuq mate beromboq taroq
Artinya: Kerugian yang berlipat ganda

Maraq bembeq takut aiq
Artinya: Rasa takut yang berlebihan

Maraq jaran ngaken bandana
Artinya: Seseorang yang hanya mementingkan dirinya sendiri

Maraq miong meta begang
Artinya: Mengintip atau mencari-cari kesalahan orang lain

Maraq miong nyebok kukuq
Artinya: Pandai menyembunyikan sesuatu

Maraq sawaq wah nelen
Artinya: Bermalas-malasan

Maraq ta nyorong montor mate
Artinya: Menolong orang yang tidak bisa membalas budi

Mel bao mel bawaq
Artinya : sama-sama bahagia, sama-sama menderita

Momot meco maraq gansing meleset
Artinya: Tidak punya Inisiatif, hanya menunggu perintah saja

Mun endeq tepantok endekna tame
Artinya: Orang yang hanya mau bekerja bila diperintah

Na belo tetandan ta entiq
Artinya : Panjang umur dan punya kesempatan

Ndeqna taoq lauq daya
Artinya: Tidak tahu hal yang sebenarnya

Ngajar godek taek
Artinya: Mengajar orang yang lebih pintar dari kita

Peta bati ilang kemulan
Artinya: Menderita kerugian

Siq dua jari telu
Artinya: Suka melebih-lebihkan sesuatu

Timbaq aiq sumur siq gayong bedah
Artinya: Melakukan pekerjaan yang sia-sia
T
o taoqna mangan to taoqna nai
Artinya: orang yang tidak bisa membalas budi, atau seseorang yang merugikan atau menyusahkan orang yang telah membantunya

Uah na besual dit pepait
Artinya: Sindiran kepada anak yang malas mandi

Ujat besebo dalem kerongkong
Artinya: Musuh yang sulit kelihatan

Wawah rapet baruq ngedukang

Artinya: Karena sedikit kesalahan atau terlambat akhirnya tak berhasil

Dalam Serat Centhini Jilid 2 Pupuh 107 Asmaradana pada 1 – 28




Ulah Asmara Dalam Membuka Dan Mempercepat Orgasme Perempuan
Dalam Serat Centhini Jilid 2 Pupuh 107 Asmadana.

Dalam masyarakat Jawa adab dan tatacara sebelum melakukan hubungan asmaragama  juga diajarkan sebagai contoh; ritualisasi seksual juga diungkapkan dalam Serat Centhini, termasuk soal tata krama dalam melakukan hubungan seksual antar-suami-istri. Dalam berhubungan, misalnya, harus empan papan. Maksudnya, mengetahui situasi, tempat, dan keadaan, tidak tergesa-gesa, dan juga merupakan keinginan bersama.

Selain mendasarkan diri pada tata krama menurut budaya Jawa, tata krama ini juga mendasarkan diri pada hadits Nabi Muhammad SAW. Misalnya, sebelum melakukan hubungan seksual, seyogianya mandi terlebih dahulu. Setelah itu berdandan dan memakai wewangian. Sebelum mulai, berdoa lebih dulu dengan mengucapkan syahadat.

Selain itu masyarakat Jawa juga mengenal kalender seksual. “Ini berkaitan dengan masalah rasa perempuan, yang berhubungan dengan organ genital seksualnya. Satu asumsi bahwa setiap hari organ genital seksual yang sensitif pada perempuan, selalu berpindah tempat, sesuai dengan tinggi rendahnya bulan. Ini berdasar pada kalender Jawa. “Dengan mendasarkan pada kalender seksual, pasangan dapat mencapai puncak kepuasan secara bersama-sama,”

Dalam Serat Centhini Jilid 2 Pupuh 107 Asmaradana pada 1 – 28  terdapat pemberlajaran  diuraikan secara  gamblang soal “ulah asmara” yang berhubungan dengan lokasi genital yang sensitif dalam kaitannya dengan permainan seks. Misalnya, cara membuka atau mempercepat orgasme bagi perempuan, serta mencegah agar lelaki tidak cepat ejakulasi.  Selain diungkap mengenai tata cara, etika, dan ritualisasi, dalam Pupuh Asamaradana tersebut juga diulas pula bentuk-bentuk serta pose hubungan seksual yang seharusnya dilakukan. Semua itu dimaksudkan agar pasangan dapat mencapai kepuasan bersama-sama. “Hubungan seksual tidak hanya sekadar pemuasan nafsu lelaki maupun perempuan, tetapi juga sebagai bentuk ungkapan perasaan cinta kasih, proses prokreasi, dan seks sekaligus sebagai wahana ibadah,” berikut suntingan teks dan terjemahannya :

ASMARADANA

Wusnya wanci lingsir ratri | Ki Saloka Kartipala | Palakarti katigane | samya aso mring modinan | de para waranggana | mantuk maring têngganipun | sadhiya lamun kampiran ||
Sudah waktunya menjelang malam, mereka bertiga Ki Saloka Kartipala Palakarti pulang beristirahat di tempatnya masing-masing dengan para waranggana (penyanyi, penari) dan bersedia apabila mereka datang kerumahnya.

Kang kantun anèng pandhapi | gunême tan ana kêmba | gupruk gar-gêr sru gujênge | Mas Cêbolang lon lingira | Kiyai Amongtrustha | paranta darunanipun | pra apsari asih trêsna ||
Dan yang masih ada di pandapa, saling bercakap-cakap dan saling sendau gurau, sedangkan Mas Cebolang bertanya dengan nada yang pelan kepada  Kyai Amongtrusha,  bagaimana asal muasalnya para apsari (waranggana) mempunyai rasa kasih dan sayang.

Niku anak wontên kalih | saking isarat myang tingkah | kang kalêbêt tyasing wadon | kasiyat saking pandhita | Lukmanulyakin nama | bab kêmate apulang-hyun | dununge rasèng wanita ||
Yaitu ada dua hal :  syarat-syarat tertentu (jamu), tingkah laku (tata krama) dan juga termasuk perasaan/hatinya wanita, merupakan sebuah ajaran dari Pandhita yang bernama Lukmanulyakin, sedangkan bab nikmatnya berulah asmara berada pada rahasia rasa wanita.

Ing dalêm saari-ratri | awit suruping Hyang Arka | tumêkèng pêndhak surupe | rahsa angalih panggonan | anut lampahing tanggal | sapisan nêmbêlas gathuk | têkèng tanggal tigangdasa ||
Di dalam sehari semalam mulai terbenamnya matahari sampai dengan terbenamnya lagi, rasa itu akan berpindah tempatnya mengikuti berububahnya tanggal satu sampai dengan tanggal enam belas selasai dan selanjutnya sampai tanggal tiga puluh.

Lamun ayun pulang rêsmi | anuju tanggal sapisan | awit arasên bathuke | tanggal pindho awit ngaras | pupusêr tanggal tiga | wiwit mijêt wêntisipun | kanan kering karo pisan ||
Apabila hendak berulah asmara pada tanggal satu di daerah kening harus dilakukan cumbuan dengan mencium atau menjilat, tanggal dua di daerah puser, tanggal tiga  di daerah betis kanan dan kiri.

Ping pat mijêt lêngên kalih | kaping lima awit ngaras | ing prêmbayun kalih cêcêg | Ki Têngara Mas Cêbolang | Nurwitri sami latah | de tanggal kaping nêmipun | kawit ngaras slaning imba ||
Yang keempat di daerah lengan kira dan kanan , kelima disekitar panyudara, telinga kanan dan kiri, dan Ki tengara, Mas Cebolang serta Nurwitri sama-sama latahnya, sedangkan pada tanggal keenam berpindah di daerah diantara alis.

Tanggal kaping pitu awit | ngaras slaning payudara | ping wolu ngaras lathine | ing nginggil lawan ing ngandhap | tanggale kaping sanga | mijêt pupu kalihipun | sarta angusap walikat ||
Sedangkan tanggal ketujuh di terletak diantara sela-selanya payudara kanan kiri, kedelapan terdapat pada bibir atas dan bawah, dan pada tanggal sembilan berpindah di betis kanan dan kiri serta di sekitar pundak (belikat).

Tanggal ping sadasa awit | garapên wêtênge ika | ping sawlas ngaras granane | ping rolas ngusap walikat | tanggal ping tigawêlas | wiwit angaras prêmbayun | jumbuh lan tanggal ping lima ||
Tanggal sepuluh beralih di daerah  perut, kesebelas terdapat hidungnya, keduabelas di daerah pundak (belikat), tanggal tiga belas terletak didaerah payudara, sama pada saat tanggal ke lima belas.

Kaping kawanwêlas wiwit | ngaras lathi ngusap suryan | ping gangsalwêlas wus pantog | wiwit ngaras kalih imba | puniku yèn linakyan | kalangkung utamanipun | awit punika wanita ||
Yang keempat belas mulai mencium bibir dan mengusap wajah, yang kelima belas selesai dan mulai di mulai lagi pada kedua alisnya, itu yang harus diperlakukan dan alangkah mulianya sebagai seorang wanita.

Pakolèh rahsa kang luwih | nikmat kalawan manpangat | de kapêndêng panggonane | dèn ungsir têmah glis mêdal | katarik gunging trêsna | pun wadon mring kakungipun | tan darbe cipta liyanya ||
Akan mendapat rasa nikmat yang lebih dan bermanfaat apabila dilakukan pada tempatnya, agar supaya cepat keluar karena tertarik dengan besarnya rasa cinta seorang wanita terhadap pasangannya serta tidak mempunyai perasaan lainnya kecuali terhadap pasangannya.

Trênyuh tyas mung ciptèng laki | tamat kang saking prêtingkah | wontên malih saking êmèl | bilih nuju among raras | punika kang winaca | Alahuma jannibinus | saetan mara jattana ||
Belas kasihnya hannya pada pasangannya, selesai sudah pelajaran  tersebut, dan ada lagi rapal atau doa bila sedang ulah asmara dan ini yang wajib dibaca  Alahuma jannibinus  syaetan mara jattana.

Yèn badhe bêtah kêpati | ron lêgundhi ron widurya | myang babakan trênggulune | pinipisa ingkang lêmbat | ginalintir inguntal | lah punika èsmunipun | winaca ping kalih wêlas ||
Apabila mengingingkan bertahan lama dalam berulah asmara; inilah ramuannya daun legundi, daun widuri dan babakan pule, ditumbuh halus lalu di buat seperti pil dan dikeringkan, dan sebelum berulah asmara (bermain cinta) diminum dan selanjutnya dengan membaca rapal atau doa sebanyak dua belas kali.

Kumala sahaheka di | kun payakun ilaika | datuka muka natane | -ka Allahuma yamuka | nunujra rumnya ala | huyamuka datbiramu | ika sangkrama rakiman ||
Kumala sahaheka di  kun payakun ilaika  datuka muka nataneka Allahuma yamuka nunujra rumnya ala huyamuka datbiramu ika sangkrama rakiman.

Yêkti kuwat dakarnèki | sartane tan nuntên mêdal | wontên mèl pangampêt manèh | kaol saking tiyang sabrang | bilih ayun sahuwat | winacaa kaping têlu | yêkti dangu wêdalira ||
Pastilah kuwat zakarnya serta tidak akan cepat keluar (orgasme) dan ada lagi rapal atau doa untuk menahannya, kaol dari orang manca nagara bila hendak berhubungan agar rapal atau doa tersebut dibaca tiga kali pasti akan bertahan lama keluarnya (orgasme).

Ari panas rênggang bumi | ari hujan rapêt kisma | utawi dènusapake | marang darbèking wanita | rapêt kadi parawan | yèn arsa miyoskên gupuh | mung winalik êmèlira ||
“Ari panas rênggang bumi, ari hujan rapêt kisma” (cuaca yang panas membuat bumi pecah-pecah dan saat cuaca hujan tanah akan merapat kembali) apabila rapal tersebut diusap-usapkan pada kemaluan wanita akan menjadi rapet (kencang) kembali seperti masih perawan, dan apabila berkeinginkan cepat mengahiri permainan ulah asmara hannya dengan membalik rapal atau doannya.

Pami botên akaronsih | nanging sagêd trusing rahsa | amung gêmriming mundrine | pinidih niki mèlira | kunta ngalai mukadas | brai mung punika sampun | yêkti kumyus marawayan ||
Apabila tidak menginginkan bercinta tetapi ingin mendapatkan rasa yang nikmat (wanita) hannya dengan memilin/mengusap puting susunya, inilah rapal atau doanya “kunta ngalai mukadas brai” cukup sudah pasti akan terasa bergetar dan melambung diawang-awang.

Utamine sahuwati | lawan wadone priyangga | aywa raosan salire | tuwin ywa angalêmbana | sakawit amaosa | tangawud sawuse putus | lajêng maos Bissêmilah ||
Yang terbaik saat melakukan ulah asmara (bercinta) dengan pasangannya janganlah membicarakan semua hal jangan memuja, lebih baik membaca istifar dan setelah selesai dilanjutkan dengan membaca bismillah.

Hirakêmanirakimin | nuntên amaos rabana | rabini rabi inni-ne | wêdaling kang punang rahsa | (m)bun-bunan tiniyupa | ywa ambêkan kaping têlu | ing batin maos punika ||
Hirrahmanirrahim, selanjutnya membaca rabana rabini rabiinni-ne, pada saat keluarnya rasa cinta, tiyuplah ubun-ubunnya tiga kali dengan menahan nafas, dan dalam batinnya sambil mengucapkan doa berikut ini :

Bismilah rahmanir rahkim | macan putih ana (n)dhadha | umêtu banyu uripe | ing urip sajroning toya | lailaha ilolahu | Mukhamad Rasulolahu | wontên malih sarat-sarat ||
“Bismillahirrahmanirrahim macan putih ana dhadha umetu banyu uripe, ing urip sajroning toya laillaha ilallahu Muhammad Rasulullahu” dan masih ada lagi syarat-syarat yang lain.

Mawi lapal sinêrat ing | dhaharan ron dalancang | punika anak wêrdine | parimbonira binuka | sadaya samya miyat | katrinya anurun guyup | winantu sukaning driya ||
Dengan lapal yang tertulis di makanan yang bungkus dengan daun dalancang, yang mengandung maksud; agar membuka primbonnya, semuanya tampak dan ketiga mematuhi dengan rasa gembira tanpa ada paksaan.

Mas Cêbolang tanya malih | èstri mrih saekapraya | kadiparan ing sarate | Amongtrustha mèsêm lingnya | anak pratingkah kasar | ing sawusira pulang hyun | têka kèndêlna kewala ||
Mas Cebolang bertanya kembali, bagaimana agar wanita menuruti segala kemauan? Apa syaratnya? Amongtrustha tersenyum, apabila ada prilaku yang kasar setelah melakukan ulah asmara (bercinta) diamkanlah saja.

Aywa nganggo dènbêrsihi | nulya kagêm rambah-rambah | marang wong wadon sanèse | sadaya ingkang kaambah | adat kang wus kalakyan | nadyan nganti èstri wolu | sadaya anunggal karsa ||
Jangan sampai dibersihkan, selanjutnya dapat digunakan berungkali dengan perempuan lainnya, semua yang pernah dilakukan dan kebiasaan yang sudah terjadi meskipun mempunyai istri sampai delapan tetapi semuanya satu kehendak (saling bisa menerima/memahami).

wontên ingkang alus malih | pangèdhêpan pangasiyan | miwah saeka kaptine | ananging punika sarat | kêdah mangsuk ing angga | sadhengaha tingkahipun | watone klêbêt dhadharan ||
Ada lagi cara yang lebih halus lagi yaitu lewat kedhipan mata atau pengasihan agar menurut  seia sekata tetapi ada syarat yang harus dilakukan yaitu  merasuk di badan dan bagaimanapun caranya agar syarat tersebut dapat dimasukkan kedalam makanan.

Kumpule kêrokan dhiri | wontên kalihwlas pangenan| pasung myang kalamênjinge | kukulung ati kalawan | kêkèlèk kalihira | tuwin têkukaning sikut | ingkang têngên miwah kiwa ||
Ada empat belas tempat di badan yang harus digosok, mulai dari muka dan leher, uluhati dan kedua ketiak serta lipatan lengan kanan dan kiri (siku).

Têkukan gêl-ugêl kalih | èpèk-èpèk kalih pisan | slaning jêmpol asta karo | kalawan kalih walakang | têkukan dhêngkul samya | tungkak kalih myang slanipun | jêmpolan suku kalihnya ||
Pergelangan tangan kanan kiri, kedua telapak tangan, diantara ibu jari kanan kiri serta di kedua pangkal paha,  kedua lipatan lutut serta dua tumit dan diantara dua jempol kaki.

Jangkêp kalihwêlas warni | nulya winoran kalawan | ing rahsane pribadine | wus kumpul dadya satunggal | tinrap pèk-èpèk kiwa | asta kanan ngudhêg gupuh | maos Ya Allah Mukhamad ||
Lengkap sudah kedua belas macam, selanjutnya disatukan dengan rasa pribadinya, setalah terkumpul jadi satu, ditaruh di telapak tangan kiri sedangkan tangan kanan mengaduk-aduk dengan membaca Ya Allah Muhammad.

La makbuda ilolahi | la nujudda ilolaha | ping tiga nulya winorke | dhaharan myang (n)juk-unjukan | ingasungakên marang | pun êndi kang dadya kalbu | Insa Allah asih trêsna ||
La makbuda ilallahi la nujudda ilallaha tiga kali selanjutnya dicampur dengan makanan dan minuman, serta harus menyakinkan diri apa yang telah diniatkan Insya Allah rasa cinta dan kasih sayang akan didapatkan.

Taksih kathah ingkang warni | nanging punika wus cêkap | winantu lawan bêgjane | sadaya nuwun turira | wus wanci gagat enjang | Amongtrustha lingira rum | prayoga sami bibaran ||
Masih banyak macamnya tetapi ini sudah cukup, dan semua kembali pada keberuntungannya, semua mengucapkan trimakasih  dan waktu telah memasuki pagi hari Amongtrusha berucap sambil tersenyum dan sebaiknya sama-sama membubarkan diri.

Demikianlah sedikit uraian tentang ulah asmara dalam membuka dan mempecepat orgasme pada wanita, yang saya sadur dari Serat Centhini jilid 2 pupuh 107 yang terangkum dalam metrum macapat sekar Asmaradana, mudah-mudahan dengan sekelumit cerita  masalah seks sebagaimana pandangan masyarakat Jawa yang selama ini kita terima dapat menambah wawasan dan kebebasan yang sama dalam mengungkapkan pengalaman seksualnya, padahal selama ini penggambaran wanita Jawa yang selalu digambarkan bersifat pasrah, dan nrima kepada lelaki bahkan cenderung pemalu dan tertutup.

Dan mohon maaf bila ada terjemahan yang kurang cocok, serta mohon perkenannya bagi para pembaca yang budiman untuk mengoreksi dan membetulkan bila ada kesalahan dalam mengalihkan kedalam bahasa Indonesia